Senin, 18 April 2011

Tujuan Pendidikan

BAB I PEMBAHASAN

A. Tujuan Pendidikan
Pendidikan adalah bagian dari suatu proses yang diharapkan untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan-tujuan ini diperintahkan oleh tujuan-tujuan akhir yang pada esensinya ditentukan oleh masyarakat, dan dirumuskan secara singkat dan padat, seperti kematangan dan integritas atau kesempurnaan pribadi dan terbentuknya kepribadian muslim. Integritas atau kesempurnaan pribadi ini (yang meiputi integritas jasmaniah, intelektual, emosional dan etis dari individu ke dalam diri manusia paripurna), merupakan cit-cita pedagogis atau dunia pendidikan yang kita temukan sepanjang sejarah, di semua Negara, baik oleh para filosof atau moralis.
Setiap Negara mempunyai tujuan pendidikan sebagai cita-cita pedagois dirumuskan secara singkat, padat dan sarat dengan nilai-nilai yang bersifat fundamental seperti: nilai-nilai sosial, nilai ilmiah, nilai moral, dan nilai agama. Karena nilai-nilai tersebut berkembang secara dinamis.
B. Fungsi Tujuan Pendidikan
Pengertian tujuan pendidikan sebenarnya terlingkup dalam pengertian pendidikan sebagai usaha secara sadar. Ada usaha yang terhenti karena mengalami kegagalan sebelum mencapai tujuan, namun usaha itu belum dapat disebut berakhir. Maksud dari fungsi tujuan sendiri adalah
1. mengakhiri tujuan itu
2. menarahkan tujuan itu
3. suatu tujuan dapat pula merupakan titik pangkal untuk mencapai tujuan-tujuan lain, baik merupakan tujuan baru maupun tujuan-tujuan lanjutan dari tujuan pertama
4. memberi nilai (sifat) pada usaha-usaha itu.
Menurut John S. Brubacher bahwa tujuan pendidikan mencakup tiga fungsipenting yang bersifat normative, yaitu:
1. tujuan pendidikan memberikan arah pada proses yang bersifat educatif
2. tujuan pendidikan tidak selalu memberi arah pada pendidikan, tetapi harus mendorong atau memberikan motivasi yang baik
3. tujuan pendidikan mempunyai fungsi untuk memberikan pedooman tau menyediakan kriteria-kriteria dalam menilai proses pendidikan.
C. Tujuan Pendidikan Menurut Islam
1. Tujuan Umum
Tujuan umum ialah tujuan yang akan dicapai dengan semua kegiatan pendidikan, baik dengan pengajaran atau dengan cara yang lainnya. Tujuan ini meliputi seluruh aspek kemanusiaan, seperti sikap, tingkah laku, penampilan, kebiaaan dan pandangan.
Tujuan umum pendidikan Islam harus sejajar dengan pandangan Islam pada manusia, yaitu makhluk Allah yang mulia yang dengan akalnya, perasaannya, ilmunya, dan kebudayaannya, pantas menjad khalifah Allah di bumi. Tentu saja bobot dan ukurannya disesuaikan dengan situasi dan kondisinya, yaitu makhluk yang mulia dalam ukuran anak-anak, ukuran orang dewasa, ukuran pimpinan kelompok kecil, ukuran pimpinan masyarakat, Negara dan seterusnya. Tujuan umum ini meliputi pengertian, pemahaman, penghayatan, dan keterampilan berbuat.
Tujuan umum pendidikan Islam harus dikaitkan pula dengan tujuan pendidikan nasional Negara tempat pendidikan Islam itu dilaksanakan serta harus dikaitkan pula dengan tujuan institusional lembaga yang menyelenggarakan pendidikan itu.
2. Tujuan Akhir
Pendidikan Islam berlangsung selama hidup maka tujuan akhirnya terdapat pada waktu hidup di dunia ini telah berakhir. Tujuan umum yang membentuk insane kamil dengan pola takwa dapat mengalami perubahan naik turun, bertambah dan berkurang dalam perjalanan hidun seseorang. Karena itulah pendidikan Islam belaku selama hidup untuk menumbuhkan, memupuk, mengembangkan, memelihara, dan memperthankan tujuan pendidikan yang telah dicapai. Tujuan akhir pendidikan Islam itu dapat di pahami dari firman Allah SWT:
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”. (QS Al-Imran:102)
3. Tujuan Sementara
Tujuan sementara ialah tujuan yang akan dicapai setelah anak didik diberi sejumlah pengalaman tertentu yang direncanakan dalam kurikulum pendidikan formal. Pada tujuan sementara bentuk insane kamin dengan pola takwa sudah kelihatan meskipun dalam ukuran beberapa cirri pokok sudah kelihatan pada pribadi anak didik. Tujuan pendidikan Islam seolah-olah merupakan suatu lingkaran, semakin tinggi tingkat pendidikannya, lingkaran tersebut semakin besar. Di sinilah perbedaan yang mendasar antara bentuk tujuan pendidikan Islam dibandingkan dengan tujuan pendidikan yang lainnya. Karena itulah, maka setiap lembaga pendidikan Islam harus dapat merumuskan tujuan sesuai dengan tingkatan dan jenis pendidikannya.
4. Tujuan Operasional
Tujuan operasional adalah tujuan praktis yang dicapai melalui sejumlah kegiatan pendidikan tertentu. Satu unit kegiatan pendidikan dengan bahan-bahan yang sudah dipersiapkan dan diperkirakan akan mencapai tujuan tertentu disebut tujuan operasional. Dalam pendidikan formal, tujuan operasional ini disebut tujuan instruksional yang selanjutnya di kembangkan menjadi Tujuan Instruksional Umum dan Tujuan Instruksional Khusus (TIU dan TIK).
Dalam tujuan operasional ini lebih banyak dituntut dari anak didik suatu kemampuan dan keterampilan tertentu. Sifat operasionalnya lebih ditonjolkan dari sifat penghayatan dan kepribadian. Misalnya pada masa permulaan, anak didik mampu terampil berbuat, baik dalam perbuatan lidah (ucapan) ataupun perbuatan anggotta badan lainnya. Kemampuan dan keterampilan yang dituntut pada anak didik merupakan sebagian kemampuan dan keterampilan insan kamil dalam ukuran anak, yang menuju insane kamil yang semakin sempurna (meningkat).
Daru uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan Islam mempunyai tujuan yang luas dan dalam, seluas dan sedalam kebutuhan hidup manusia sebagai makhluk individu dan sebagai makhluk sosial yang mengabdi kepada Khaliknya dengan dijiwai oleh nilai-nilai ajaran agama. Tujuan ini merupakan cerminan dan realisasi dari sikap penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah , baik secara perorangan, masyarakat, maupun sebagai umat manusia secara keseluruhan. Sesuai dengan ehendak penciptanya untuk merealisasikan cita-cita yang terkandung dalam firman Allah:
Artinya: “Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam”. (QS Al-An’am: 162)
D. Tujuan Pendidikan Islam
Sebagai mana uraian diata tadi tujuan adalah sasaran yang akan dicapai oleh seeorang atau sekelompok orang yang melakukan sesuatu kegiatan. Menurut Drs. Ahmad D. Marimb, fungsi tujuan itu ada empat macam, yaitu:
1. Mengakhiri usaha
2. Mengarahkan usaha
3. tujuan merupakan titik pangkal untuk mencapai tujuan-tujuan lanjutan dari tujuan pertama
4. memberi nilai (sifat) pada usaha-usaha itu
Drs. Ahmad D. Marimba mengemukakan dua macam tujuan, yatu tujuan sementara dan tujuan akhir.
1. Tujuan Sementara
Tujuan sementara adalah sasaran sementara yang harus dicapai oleh umat Islam yang melaksanakan pendidikan Islam. Tujuan sementara disini yaitu tercapainya berbagai kemampuan seperti kecakapan jasmaniah, pengetahuan membaca, menulis, pengetahuan ilmu-ilmu kemasyarakatan, kesusilaan, keagamaan, kedewasaan jasmani rohani dan sebagainya. Kedewasaan rohaniah tercapai apabila orang telah mencapai kedewasaan jasmaniah.
2. Tujuan Akhir
Adapun tujuan akhir pendidikan Islam yaitu terwujudnya keribdian muslim, yaitu kepribadian yang seluruh aspek-aspeknya merealisasikan atau mencerminkan ajaran Islam. Menurut Drs. Ahmad D. Marimba, aspek-aspek kepribadian itu dapat dikelompokkan ke dalam tiga hal, yaitu:
a) Aspek-aspek kejasmanian
b) Aspek-aspek kejiwaan
c) Aspek-aspek kerohanian yang luhur
Singkatnya, yang dimaksud dengan kepribadian muslim ialah kepribadian yang seluruh aspek-aspeknya, baik tingkah laku luarnya, kegiatan-kegiatan jiwanya, maupun filsafat dan kepercayaannya menunjukkan pengabdian kepada Tuhan dan penyerahan diri kepada-Nya.
Menurut Imam Ghazali, tujuan pendidikan yaitu pembentukan insane paripurna, baik di dunia maupun di akhirat. Menurut Imam Ghazali pula manusia dapat mencapai kesempurnaan apabila mau berusaha mencari ilmu dan selanjutnya mengamalkan fadillah melalui ilmu pengetahuan yang dipelajarinya.
Abdul Fatah Jalal dalam bukunya yang berjudul Min Usulit Tarbiyati Fill Islam yang dialih bahasakan oleh Drs. Herry Noer Ali mengelompokkan tujuan pendidikan Islam ke dalam tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum yaitu menjadikan manusia sebagai abdi atau hamba Allah. Tujuan umum ini adalah membina peserta didik agar menjadi hamba yang suka beribadah kepada Allah yang mencakup segala aspek kehidupan.
Sedangkan tujuan khusus sebenarnya merupakan perincian dari tujuan umum sebagaimana telah dijelaskan di atas. Diantara tujuan khusus ini yang pertama-tama ialah mampu melaksanakan rukun Islam. Sebagai mana Hadis Nabi:
“Islam itu dibangun di atas lima perkara: syahadat(pengakuan) bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah hamba-Nya, menegakkan shalat, memberikan zakat, puasa pada bulan Ramadhan, dan menunaikan haji ke baitullah. (HR. Bukhari).
Prof. H. M. Arifin M.Ed membedakan tujuan teoritik dan tujuan dalam proses. Mengenai tujuan teoritik ini terdiri dari berbagai tingkat antara lain:
1. Tujuan Intermedier, yaitu tujuan yang merupakan batas sasaran kemampuan yang harus dicapai dalam proses pendidikan pada tingkat tertentu
2. Tujuan Insidental, yaitu merupakan peristiwa tertentu yang tidak direncanakan, tetapi dapat dijadikan sasaran dari proses pendidikan pada tujuan intermedier.
3. Tujuan akhir pendidikan Islam pada hakiaktnya adalah terealisasi dari cita-cita ajaran Islam, yang membawa misi bagi kesejahteraan umat manusia sebagai hamba Allah lahir dan bathin, di dunia dan akhirat.

Dilihat dari segi pendekatan system instruksional dapat dibedakan menjadi
1. Tujuan instruksional khusus, diarahkan kepada setiap bidang studi yang harus dikuasai dan diamalkan oleh anak didik.
2. Tujuan instruksional umum, diarahkan kepada penguasaan atau pengamalan suatu bidang studi secara umum atau garis besarnya suatu kebulatan
3. Tujuan kurikuler, yaitu ditetapkan untuk dicapai melalui garis-garis besar program pengajaran (GBPP) di tiap institusi (lembaga) pendidikan
4. Tujuan Instruksional, adalah tujuan yang harus dicapai menurut program pendidikan di tiap sekolah atau lembaga pendidikan tertentu secara bulat atau terminal.
5. Tujuan Umum atau Tujuan Nasional, adalah cita-cita hidup yang ditetapkan untuk dicapai melalui proses kependidikan dengan berbagai cara atau system, baik system formal (sekolah), maupun system informal (yang tidak terikat dengan formalitas program waktu, ruang dan materi).
Ditinjau dari segi pembidangan tugas dan fungsi manusia secara filosofis, maka tujuan pendidikan dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
1. Tujaun Individual
2. Tujuan Sosial
3. Tujuan Profesional
Ditinjau dari segi pelaksanaannya maka tujuan pendidikan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
1. Tujuan Operasional, yaitu suatu tujuan yang dicapai menurut program yang telah ditentukan/ditetapkan dalam kurikulum.
2. Tujuan Fungsional, yaitu tujuan yang telah tercapai dalam arti kegunaannya, baik dari aspek teoritis maupun aspek praktis mskipun kurikulum secara operasional belum tercapai
Adapun tujuan dalam proses hal ini mencakup dua macam, yaitu:
1. Tujuan Keagamaan
Yaitu tujuan yang terisi penuh nilai rohaniah Islam dan berorientasi pada kebahagian dunia dan akhirat. Tujuan ini difokuskan pada pembentukan pribadi muslim yang sanggup melaksanakan syariat Islam melalui proses pendidikan spiritual menuju makrifat kepada Allah.
2. Tujuan Keduniaan
Tujuan ini lebih mengutamakan pada upaya untuk mewujudkan kehidupan sejahtera di dunia dan kemanfaatannya.
Menurut pandangan Islam pada hakikatnya kehidupan duniawi mengandung nilai ukhrawi karena dengan mengamalkan ilmu dan teknologi manusia mampu berbuat lebih banyak amal-amal kabajikan di duni dibandingkan dengan orang-orang yang tidak berilmu pengetahuan dan teknologi. Amal kebajikan itulah yang kemudian menjadi factor penentu bagi hidup manusia di akhirat.
Memutuskan tujuan pendidikan Islam secara filosofis yang ideal seharusnya menetapkan rumusan konseptional yang bersifat komprehensif dan logis dalam bentuk yang padat dan meliputi seluruh aspek kehidupan manusia yang dicita-citakan oleh Islam.

DAFTAR PUSTAKA

Hamdani Ihsan dan A. Fuad Ihsan, Filsafat Pendidikan Islam. Cet.3 Pustaka Setia. Bandung: 2007.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar